Berita & KegiatanKarya PelajarToleransi

Mitra IYDSI bersama Pemuda dan Pelajar Tangsel Gelar Diskusi soal Toleransi dan Perdamaian

Komunitas Mitra Indonesia Youth Democracy and Strategies Issues (IYDSI) bersama para pemuda dan pelajar di Tangerang Selatan gelar diskusi dengan topik  pentingnya menjaga keberagaman, toleransi  dan perdamaian di Warung Ide Villa Pamulang, Pondok Benda, Pamulang, Sabtu (11/5/2019) lalu.

Awalnya, kegiatan ini diawali dengan prosesi buka puasa bersama yang akan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamim Davnie.

Diskusi yang bertemakan “Menyonsong Generasi Emas Indonesia, Pemuda dan Pelajar Indonesia Toleran dan Ramah” ini akan membahas bagaimana bulan yang penuh kemuliaan ini dapat bermakna; sebagai momentum untuk merekatkan kebersamaan buah dari menebarnya sikap toleran dan ramah.

Direktur Indonesia Youth Democracy and Strategic Issues Studies sekaligus sebagai pembina Mitra Dedy Candra, turut prihatin atas maraknya kasus intoleransi dan kekerasan yang terjadi di berbagai daerah belakangan ini.

“Sikap toleransi, kondisi yang damai pada bangsa Indonesia terpelihara sejak dahulu, kini bagaimana kita menjaga dan melestarikannya. Namun, faktanya mulai terkikis dan dirusak. Ini menandakan bahwa ada kelompok radikal dan intorelan yang masih bergerak bebas di negeri yang menjunjung tinggi perdamaian dan toleransi,” tutur Dedy, Kamis (9/5/2019).

Dengan agenda yang digelar sabtu mendatang, Dedy berharap pemuda dan pelajar yang mengikuti kegiatan ini bisa memahami serta sadar akan pentingnya peran setiap insan sebagai agent of change, generasi pembaharu dimasa mendatang yang membawa misi toleransi dan perdamaian.

“Pemuda dan pelajar dapat juga melakukan terobosan internalisasi etika sosial dalam kehidupan nyata dan maya, dalam rangka mewujudkan kehidupan yang harmonis, damai dan sejahtera.,”  imbuhnya.

Ini adalah rangkaian awal, Dedy menuturkan bahwa demi melanjutkan misi yang baik ini; menebarkan perdamaian dan nilai-nilai toleransi. Selanjutnya Mitra IYDSI akan mengadakan kegiatan-kegiatan di tempat lain, seperti di salah satu tempat peribadatan.

“Setelah agenda diskusi ini, kami akan melanjutkan kunjungan ke salah satu gereja di Kota Tangsel sekaligus buka puasa dan dialog santai bersama. Karena menerut kami, pendidikan tidak hanya sebatas transfer og knowledge, tetapi perlu juga transfer of value secara langsung dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button